Kategori Puisi: Puisi Spiritual

  • Jangan Pergi

    Jangan pergi, 'Duh Kekasihku yang Tercinta-
    Aku akan mengorbankan hati dan jiwaku hanya untukmu
    Datanglah dan duduklah bersamaku sebentar saja, O' Cahaya Bulanku

    Tanpamu aku tidak memerlukan dunia ini
    Dalam kehancuran, tanpa cintamu
    Aku tidak tau tentang wacana yang lainnya
    Aku tidak tau apapun selain dirimu

    Hatiku menjunjung tinggi cintamu,
    Wajahmu yang cantik jelita memenuhi pikiranku
    Apabila aku sampai berpikir yang lainnya,
    Aku sangat menyesalkan pemikiran itu
    Aku bersumpah dihadapanmu

    Aku tidak punya siapa siapa selain engkau di dunia ini,
    Aku tidak ingin selain engkau
    Aku bukan ini, aku bukan itu jEngkau adalah jiwaku dan belahan jiwaku

    Saat menjelang fajar wajahmu yang cantik jelita muncul didalam lubuk hatiku:
    Lihatlah mataku yang banjir air mata,
    Aku masih mabuk dari kegembiraan melihat wajahmu yang cantik jelita

    Engkau, dengan tatapanmu yang mempesona,
    Telah menjadikanku sebagai Majnunmu

    Matamu yang tajam dan memabukkan,
    Telah menjadikanku kebingungan
    Dan hanya kehancuranlah yang tertinggal

    "Wahai engkau, yang paling berharga didalam jiwaku,
    Datanglah dan duduklah disampingku
    Engkau yang telah menganugrahkan pancaran cahaya gemerlap kepadu
    Aku adalah Raja Sulaiman di alammu.

  • Juru Bicara Cinta

    Cintamu memenuhi hatiku dengan keributan, dan menjadikan hatiku penuh dengan keramain seperti burung

    Walaupun aku dengan tiba tiba tertangkap dalam jeratmu
    Aku senang bahwa engkau membiarkan aku terbang bebas kemanapun

    Banyak yang cantik cantik di kota ini
    Namun aku tidak pernah melihat yang secantik dan yang sejelita dirimu

    Aku berdiri dalam doa
    pada setiap hembusan nafasku,
    Aku menggenggam wajahmu
    Aku tidak mempunyai kiblat selain
    Lengkungan alis mataku
    Aku begitu menyatu dengan engkau siang dan malam
    Sehingga membuatku tidak bisa erat maupun mesra dengan yang lainnya

    Ketika aku engkau panggil keatas atapmu,
    Yang mulia yang tiada tara harganya,
    Aku mulai bernyanyi seperti
    burung Derkuku, dimana?! dimana ? !

    Cintamu telah membasahi hatiku dengan darah
    Aku telah menjadi Juru Bicara pada sekolah cintaMu

    Engkau menganugrahkan cahaya tanpa ikatan apapun
    ataupun mengharapkan balasan apapun

    Aku mendambakan hanya dirmu
    Aku hanya memanggilmu –
    Kemanapun aku pergi

  • Kecantikan Beraroma Kesturi

    Kecantikan yang beraroma kesturi tiba di pintu rumahku" Siapa engkau dan mengapa engkau disini?" Aku bertanya

    "Aku adalah angin, bumi, air dan api
    Aku adalah pemandu cinta didunia yang gelisah

    Ketika aku menembakkan anak panah dari busur kelembutan
    Aku memabukkan,
    Membakar habis semua ketidak nyamanan dan kehilangan kesadaran

    Aroma rambutku menggapai jauh dan luas
    Membasuh kepedihan hati
    Dan membersihkan debu di sepasang mata

    Aku membuat orang yang tulus menjadi mabuk
    Dan merampasmu dari semua pilihan

    Penyakit asmaraku diketaui tidak ada obatnya
    Aku merubah hati menjadi darah,
    Seperti padang bunga tulip merah " dia berkata

    Aku dibunuh oleh cinta diwilayah gaib
    Aku memberikan cahaya pada para hati
    dan kegelapan malam

  • Kedipan Asmara Sang Kekasih

    TERCINTA

    Bangunlah kembali hatiku yang hancur dengan kedipan asmara
    Masuklah kedalam lubuk hatiku
    Dan jadilah penguasanya

    Selamatkanlah aku dari kehiruk pikukan dunia , Aku sudah lelah

    Panggilah aku untuk dirimu sendiri, dengan sekilat pandangan dari sudut matamu.

    Bawalah Aku jauh dari diriku sendiri
    Dengan sekilas pandangan yang menyihir dengan pesona

    Kemudian bawalah aku ke tempat kedai minum dan jadikan hatiku sebagai modal berdagang

    Apabila aku sampai bernafas beberapa kata tanpa Mu,
    Berilah aku perintah untuk menyerah semua ucapan dan pidato serta ceramah ceramah

    Peganglah aku erat erat dalam pelukanMu malam ini.
    Dan rampoklah aku, dengan kegenitanMu.
    Semua pengetauanku dan juga agamaku

    Bakarlah sandang dan panganku dalam api cintaMu
    Dan apabila logika menolak dan beralasan tidak pada tempatnya, gilaslah dengan besi.

    Sebagaima Nurbakhsh, mencari kehendak dan hasrat dari Teman.
    Dan sucikanlah hatimu dengan airmata cinta dan pencarian

  • Cerita Tentang Seorang Laki Laki

    YANG BURUK SIFAT DAN PERANGAINYA
    DAN GURU ROHANI YANG BERWAWASAN
    DAN MUMPUNI

    Pada suatu ketika, ada seorang yang sangat mementingkan diri sendiri, tidak punya teman dan hidup dalam kesepian

    Kelakuan buruk adalah cara hidupnya dan wataknya

    la tidak melihat apapun kecuali keburukan la tidak mempunyai rasa cinta dan kasih sayang maupun persahabatan

    la hanya melihat segala sesuatu dari ukuran ketidak baikkan
    Pada siapa saja yang pernah bertemu dengan dia
    Orang orang akan lari dari dia secepat angin
    Dan hanya mempunyai kesan yang tidak baik tentangnya

    Dia terperangkap sendirian dalam penjara yang dibuatnya sendiri selama beberapa tahun lamanya
    Dan merasa sangat sedih serta merasa tidak berguna

    Hingga pada suatu hari dia berkata pada dirinya sendiri,
    Mementingkan diri sendiri adalah bukan tujuan hidup ini: lalu apa tujuan hidupku ini?.

    "Aku harus menapak mengikuti arah jalan keruhanian ", akhirnya dia berkata pada dirinya sendiri

    "Aku harus menemukan satu jalan keruhanian yang menuju kepada kebenaran sejati dan menjadikan ku seorang yang tulus
    Apa gunanya hidup apabila tiada harganya,
    Selalu terperangkap dalam kelalain dan kepentingan diri sendiri"?!

    Kemudian dia mulai mencari jalan kebenaran sejati dan menjajagi jalan keruhanian

    Lelaki yang memusatkan dirinya sendiri itu mengemban tekat
    Untuk mencari guru ruhaninya

    Akhirnya seorang guru ruhani yang berwawasan dan mumpuni bersimpangan di jalannya
    Dan melihat kesedihan yang disandang lelaki itu sebagai akibat dari sifat yang memusatkan pada dirinya sendiri

    "Aku merasa sangat terganggu hanya dengan melihatmu!. Guru ruhani itu berkata kepada lelaki itu.
    "Engkau tidak melihat siapapun tetapi hanya dirimu sendiri , engkau tidak sadar, pasti engkau sedang tidur ".
    "Apakah engkau menginginkan untuk terbebaskan dari dirimu sendiri
    Dan untuk dihidupkan kembali dalam air kehidupan ?"
    Lelaki yang bersifat buruk dan yang gila pada dirinya sendiri itu menjawab, " Katakanlah kepadaku, bagaimana engkau bisa mengetaui perasaanku?"

    "Keadaan batinmu kelihatan sangat nyata ", jawab Sang guru ruhani itu.
    "Aku membaca nafsumu seperti sebuah buku yang terbuka

    Aku tau bagaimana mengobati kepedihanmu
    Namun akan sulit untukmu, walaupun engkau menginginkan penyembuhan itu

    Obatnya adalah mencintai yang lain,
    Tapi engkau tidak akan bisa,
    karena selama ini, nomer satu yang engkau cintai adalah dirimu sendiri

    Bagaimana mungkin engkau akan bisa memberikan hatimu kepada seorang manusia
    Apabila yang engkau lihat hanya kejahatan dan kebodohannya

    Untuk belajar di jalan hati dan cinta
    Engkau harus bepergian jauh tanpa batas dari dunia debu

    Terimalah cinta tanpa prasangka:
    Jika seekor anjing memberikan cinta,
    Balaslah persahabatannya

    Sebaiknya, carilah seekor anjing sebagai teman
    Saling menemani dan menjadi satu hati

    Anjing itu akan mengajarimu cinta yang tanpa pamrih
    Yang akan merupakan bekal pada jalanmu dimasa depan

    Dengan mengetahui bawha cinta seekor anjing itu tanpa mengharapkan imbalan dan balasan apapun
    Tidak seperti manasia, yang mana cinta itu kadang hanya sebuah pertukaran belaka

    Disaat engkau bisa memahami apa dan bagaimana cinta itu dari seekor anjing
    Maka engkau akan bisa menghidupkan jiwamu sendiri dengan cinta pada sesama manusia

    Cintailah dan berbagi kasih sayang sebanyak mungkin kepada yang lain
    Belajarlah rendah hati dan welas asih
    Belajarlah untuk meninggalkan keberadaan jati dirimu sendiri

    Mencintai adalah dasar utama kehidupan
    Hidup tanpa teman, seperti kematian
    Pilihlah persahabatan, dalam hidup yang pendek masanya ini
    Karena cinta yang meneranngi hati melimpahkan cahaya kehidupan

  • Lenyap

    Kekasihku yang sedang kehilangan akal karena anggur
    Meninggalkan kedai minum hari ini,
    Hatiku, gila karena cinta, pergi mengikuti dia

    Wajahnya adalah api yang membara
    Dan hatiku yang bergelora
    Melihat bara api berkobar kobar
    Secepatnya medekatinya dengan semangat seperti ngengat

    Badannya, indah seperti bulan, tersembunyi dipekatnya malam.
    Ketika purnama muncul
    Para wasis dan waskita, pertapa dan pe dita kehilangan hatinya

    Pertapa menjadi terpesona oleh mata memabukkan bunga Narsis,

    Dia mencuci jubah kesalehannya dengan minuman anggur – betapa dia benar benar kehilangan ingatan
    ketika dia meninggalkan dirinya sendiri!

    Aku menghabiskan hidupku membangun rumah kebijaksanaan
    Tiba tiba tiupan dunia fana datang
    Dan rumah kebijaksanaanku lenyap seketika

    Setelah aku cium bibirnya yang basah oleh anggur,
    Jiwaku, mengantung pada sehelai rambut,
    Membiarkan pergi dengan penuh berterima kasih

    Saat kehilangan ingatan karena anggur
    Nurbakhsh berkata kepada seorang kekasih
    "Hidupku telah aku habiskan dengan mencintai wajah kekasihku yang jelita".

    Alireza Nurbakhsh,
    London, 1 Nopember 2024

  • Mengenang Kekasih Yang Tiada Taranya

    Apakah engkau tau bahwa tanpamu
    aku tidak mempunyai berita baru
    Tidak ada api dalam hatiku, tidak ada semangat dan tidak ada kemauan

    Hatiku yang sedang kasmaran
    sudah tidak terhitung banyaknya berkata tentang cinta:
    Tetapi semua kata kata adalah milikmu,
    Aku tidak mempunyai keahlian maupun kepasihan.

    Dengan engkau disampingku,
    aku menepakkan sayapku dan terbang menuju ke kaisaran
    Tanpamu Duh' Sagi' penyaji anggur dihatiku,
    Aku tidak mempunyai bulu dan tidak mempunyai sayap

    Buah cintamu adalah manis gula dan manisan segala buah sajian para dewa (ambrosia) untuk jiwaku:
    Tanpamu aku tidak menghasilkan buah dikebun cinta dan kasih sayang

    Kekasihmu-Tatapan yang membinasakan- yang membawa cahaya di mata hatiku,
    Tanpa cahaya dari matamu aku tidak mempunyai penglihatan

    Aku dulunya api, dan abuku telah diberikan kepada angin
    Engkau telah menetap tinggal dalam hatiku dan sekarang tidak ada yang tersisa tentang keberadaanku

    Engkau berkata " Oh, engkau telah menjadi cahaya lilin yang menerangi semua hati !"
    Aku tidak mempunyai keberhasilan untuk diriku sendiri:
    Engkaulah yang menganugrahkan cahaya dalam jiwaku,
    Alireza Nurbakhsh
    London, 10 Desember 2024

  • Pembeli Sang Yang Kekasih Tercinta

    Semoga hidupku terkorbankan untuk manisnya gula bibirmu
    Semoga hati dan jiwaku selama lamanya terpikat kepadaMu

    Malam dan siang para pencintamu kumpul bersama
    Berjaga jaga, mabuk dengan harapan untuk melihatmu

    Bagaimana mungkin aku ingat diriku sendiri
    Ketika aku menggenggam juwitanya wajahMu

    Hatiku terendam dalam kerinduan kepadamu
    Aku berharap bisa menciummu lagi

    Engkau mencintai aku, tetapi dalam kehinaan
    Aku duduk terperanggah bingung akan rencana dan gerakanmu
    Burung bulbul muncul dari dunia marifat
    Menyanyikan pesan indah darimu

    Engkau menganugrahkan cahaya dan menerangi dunia
    Aku telah menjadi pembelimu dengan segala keberadaanku

  • Penjual Anggur Terkasih

    Kekasihku penjual anggur naik kuda di malam hari
    Untuk merampas hatiku dan agamaku

    Dia memberiku secangkir anggur dari guci
    Keramat
    Dan membuat ku meminumnya karena cinta akan kecantikannya

    Aku benar benar mabuk berat karena cinta
    Dan tidak mempunyai kepedulian tentang zaman kita

    Aku tidak melihat diriku sendiri aku melihat dia satu satunya wujud yang ada
    Tampak dalam segala bentuk dan wajah

    Dia adalah kemanunggalan dari dua duanya kekasih dan Yang Terkasih
    Yang jatuh cinta selamanya kepada dirinya sendiri

    Siapa yang percaya pada pernyataan ini
    Bahwa dalam cinta seorang pecinta adalah alasan belaka ?.

    Tidak hanya Kekasih maupun yang dikasihi, bahkan cinta sekalipun
    Tetap berada dalam lautan kasih karunia yang tiada batasnya

    Nurbakhsh, mengapa masih terus bicara tentang cinta Sang Yang Kekasih
    Ketika keberadaanmu tidak lebih tidak kurang hanyalah sebatas penalaran dan dongeng belaka?

  • Kidung Kasmaran

    Datanglah kekedai minum apabila engkau mencari Sang Yang Kekasih Tercinta
    Dan duduklah tanpa sadar akan dirimu sendiri
    Mengingat hanya Kesucian Sang Yang Kekasih
    Tercinta.

    Engkau akan dihidupkan kembali dalam cinta di Sanggar Suci Sang Yang Kekasih Tercinta
    Ketika Dia Sang Yang Kekasih meremas, mengadoni tanah liat dalam dirimu dan membentuk menjadi sebuah cawan

    Penjelmaan wajah Sang Penyaji anggur dan keluhurannya yang tiada bandingnya
    Akan membebaskan dirimu dari akal, dan membuatmu gila dalam cinta

    Minum seteguk anggur bening Sang kekasih
    Akan membebaskan dari dirimu sendiri dan engkau akan menyanyikan kidung kasmaran
    Menari berputar putar mengelilingi kobaran apiNya dengan penuh kegembiraan
    Engkau akan memasuki apinya seperti ngengat

    Ketika hatimu lepas landas membumbung seperti rajawali
    Engkau akan terbang menuju gunung penghapusanNya
    – sekarang engkau telah tiba di" rumah "

    Tidak ada jejak apapun dari Sang Yang
    Penganugrah Cahaya terlihat pada para penguni kedai minum
    Dia, Sang Yang Pemberi Cahaya, tersembunyi dari kita, diantara puing puing, seperti harta karun