Kidung Asmarandana

Kumpulan puisi spiritual dan kisah tentang Sufi

SETELAH ENGKAU DAN AKU

Setelah kita tiada,
Bintang-bintang akan tetap bersinar,
Lautan, takkan lupa pasang surutnya, dan angin akan membawakan lagunya melalui dedaunan seperti sebelumnya

Kematian,
Sebagai tirai terakhir kehidupan,
Dalam keheningannya berteriak:
Apapun yang kita harapkan untuk dicari esok hari, maupun apa yang kita lupakan kemarin, tidak ada artinya lagi.

Untuk hidup
Dalam mimpi masa lalu dan masa depan
Adalah bagaikan memegang koin tanpa kemurnian, yang tiada harganya

Hidup adalah:
Berdetak hanya pada saat ini –
Dalam nafas cinta.

Alireza Nurbakhsh
Banbury, 29 Oktober 2025

Related posts