Kidung Asmarandana

Kumpulan puisi spiritual dan kisah tentang Sufi

QALANDAR — PENJAJA MANUNGGALING JATI

Dahulu, ada seorang Qalandar, “penjaja Manunggaling Jati” yang tidak mempunyai kediaman, selalu berkelana

Yang selalu bernyanyi sambil berjalan:
Marilah temanku, kita menjalankan cinta dengan tulus dan sepenuh hati
Dan bangunlah untuk menolong yang lain dengan penuh keiklasan

Dia mempunyai suara yang hangat
Mengingatkanku kepada seorang darvish pengembara dimasa kecilku

Dia membawa tas kulit dan berkelana dari tempat satu ke tempat lainnya
Dia mengilhami siapa saja dengan suaranya yang penuh kasih sayang

Aku berkata kepadanya, Apa yang kau nyanyikan adalah indah, tetapi
Itu tentang cinta dan kasih sayang kepada sesama lainnya
Dan apabila berbicara tentang mereka yang hatinya murni,
Aku adalah seorang pencari kebenaran sejati
Tetapi engkau berbicara hanya tentang keindahan budi pekerti dan kasih sayang yang lumintu tiada henti

Dia menjawab, engkau tidak waras, orang yang berakal,
Ketika aku berbicara tentang cinta
Aku mencari kebenaran sejati dalam wujud yang lain lainya
Kebenaran sejati dari para pecinta adalah Satu
Mereka melihat semuanya sebagai satu kesatuan
Dan satu untuk semuanya

Kemudian dia melanjutkan dengan lagunya:

Kita menyadari akan arti kehidupan
Ketika kita membakar pamrih kita yang mementingkan diri sendiri kepada obor kebenaran dan kebajikan
Dan menyerahkan cahaya untuk mencerahkan yang lainnya

Alireza Nurbakhsh — London, 1 Nopember 2024

Related posts