Kategori Puisi: Sajak 4 Baris

  • Api Sang Yang Kekasihku Tercinta

    Kekasihku tercinta masuk, mengambil secawan anggur dan,
    Dan menawarkan kepadaku, berkata "
    Minumlah, karena anggur, mengakhiri hari- hari yang penuh penderitaan".

    Aku meminum dua tegukan dari batu merah delima bibirnya
    Cintanya muncul dihatiku dan memeluk jiwaku

    Penyanyi mulai melantunkan lagu pemujaan akan kecantikan wajah Sang kekasih yang
    Juwita,
    Dan hatiku diberi semangat baru untuk cinta dan mencintai

    Saat aku melihat kepang rambutnya terlepas,
    Gairah hati menyalakan api kekasihku tercinta di jiwaku

    Ketika anggur yang bening itu memabukkan jiwa mereka
    Kumpulan para Pecinta melingkari Sang Yang
    Kekasih seperti cincin

    Dalam keinginan untuk melihat kiblat penggoda yang indah menawan,
    Hatiku yang seperti burung melompat jauh dari jatidiriku dan melonjak terbang menuju
    Sang Yang Kekasih Tercinta

    Karena kemurahanNya, Sang Yang Kekasih
    Tercinta menganugrahkan cahaya hati di dalam pertemuan para pecinta dan menyatakan " Hanya saat ngengat terbang masuk didalam kobaran api, maka ia benar benar mengerti api sejati".

  • Sumpah Dan Janji Cinta

    Terikat oleh rambut panjang Sang Yang
    Kekasih
    Aku terbebaskan dari pemujaan terhadap diriku sendiri
    Sagi" Penyaji Anggur " tuangkan anggur kepadaku dan tunjukkan rahasia akan keberadaan

    "Dalam lingkaran cinta dan kasih sayang, menyombongkan diri adalah suatu penghujatan ",
    Kata Guru Wali Pemandu orang orang yang sedang kasmaran mabuk cinta di tempat kami berkumpul

    Kekasih Tercinta, yang seindah bulan purnama, duduk di kedai minum
    Memegang Secawan Anggur, kehadiraNya dirasakan diseluruh tempat

    Dengarkan apa yang dikatakan dan ketahuilah,
    Saat engkau duduk bersama" Teman"
    Engkau tidak berada diruangan lagi

    Dalam Jalan Cinta, engkau akan dibebaskan dari dirimu sendiri
    Ketika engkau mengabaikan dirimu sendiri
    Engkau akan dibebaskan oleh cintanya

    Mengapa keraguan ini masih ada?
    Minum dan habiskan anggur milik Sang
    Kekasih
    Apabila engkau telah membuat janji dan sumpah Cinta kepada Sang Yang
    Kekasih yang Maha Indah
    Demi untuk menjaga pemberi cahaya jiwa – jiwa untuk terus bersinar padaku dengan cinta
    Aku mengikat diriku dengan rambut panjang Sang Yang Kekasih yang
    Sempurna
    Dalam pemujaan cinta dan kebahagian tiada tara

    Alireza Nurbakhsh
    Banbury, 9 September 2025
    Diterjemahkan oleh
    Anna San Taylor
    London 26 September 2025

  • Sajak Empat Baris 8

    Cinta ini bersemayam dihatiku

    Anugrah dari Sang Yang Gaib adalah obat penyembuh

    Kegilaan akan cinta dilautan keberadaan

    Adalah merupakan awal dan akhirku

    Pertama tama, Dia menangkapku dengan ikal rambut talinya

    Kemudian Dia melepaskan ikatan rambutnya yang ikal bergelombang dan memperlihatkan wajahnya kepadaku.

    Kecuali Dia sendiri, aku hapus semuanya dan yang lainnya dari dalam hatiku.
    Aku dibebaskan dari diriku sendiri, dan menjadi Dia pada akhirnya.

    Dia yang memulai cinta kepadaku

    Dan menuntunku di duniaNya ( Sang Yang
    Tercinta )

    Apabila sampai Dia menemukan aku dalam keraguan ataupun dalam keputus asaan

    Dia datang kepintuku dan memanggilku dengan anggur cinta

    Walaupun, apabila manusia, dengan bantuan kecerdasan inteleknya, mengembara di angkasa
    Dan bebas dari belenggu dunia, berdiam didunia kosmik luar angkasa
    Mereka tidak akan terbebaskan dari kemarahan dan memikirkan kepentingan diri sendiri

    Kecuali dia menjadi seperti Tuhan dan memilih Cinta

    Wajahku merah merona dan sangat gembira karena anggur cinta

    Terkutuklah, Kecerdasan intelek ku meluncur terbang jauh melampui batas waktu dan tempat

    Sang Yang Kekasih Tercinta menampakkan
    Jati dirinya kepada siapapun yang dikehendaki untuk dikukuhkan
    Menyaksikan wajahNya yang bercahaya, hati kita berubah menjadi darah

    Alireza Nurbakhsh,
    Banbury, 24 September 2024

  • Kekasih Yang

    MEMPERTARUHKAN SEGALANYA

    Apa hubungan antara kekasih yang mempertaruhkan segalanya dengan agama?
    Kekasihnya telah menjadi apa pun yang ia cari dan semua yang ia ketahui.

    Baginya, yang dicintai adalah semuanya,
    Baik yang diperbolehkan maupun yang tidak.
    Segala sesuatu selain yang dicintai, tidak sah baginya.
    la terbakar cinta tiada henti – siang dan malam.
    Jauh dari yang dicintai, bagaimana ia bisa menemukan kedamaian?

    Ya Tuhan, tambahkanlah cintaku di setiap nafasku
    Hingga aku terbebas dari dunia seratus ribu kali lipat

    Tak ada yang terlintas di pikiran selain gambaran wajah manis kekasih,
    di dunia ini dan di masa ini
    Wahai kekasihku, berikanlah aku tekad untuk meninggalkan diriku sendiri
    Sehingga aku menjadi dirimu seutuhnya

    O'Nurbakhsh, agamaku adalah cinta – hanya cinta.
    Aku tidak punya urusan dengan siapa pun kecuali melalui cinta.

  • Sajak Empat Baris Nomer Dua Puluh

    Pusatkan hanya kepada Sang Yang Kekasih
    Tercinta, disetiap nafasmu

    Temanilah para pemabuk dan sebuah cawan anggur

    Berbuatlah kebajikan dan layanilah setiap orang dengan cinta

    Ikuti aliran kepercayaan apa saja yang engkau inginkanlah
    asalkan engkau tidak menyakiti seseorangpun

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Dia Sang Kekasih, hadir hanya pada saat aku memohon ampun dan bertobat atas pamrihku untuk diriku sendiri
    Hatiku menjadi kasmaran, ketika memandang wajahnya yang cantik jelita mempesona

    Aku mencoba memegangnya dalam pelukanku

    Namun dia mendorongku dan tertawa

    Sekarang aku hanya bisa memegang
    Kekasihku hanya didalam mimpi

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Kita melihat kasih sayang yang tak terbatas dari mata bunga narsis Sang Yang Terkasih

    Kita menerima ciuman Sang Yang Kekasih dari bibirnya yang merah delima

    Meskipun seorang Raja didunia debu ini

    Tanpa kemurahan rahmat dari Keberadaan
    Sang Yang Terkasih, kita semua miskin dan tiada berdaya

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Ingatlah Sang Yang Kekasih secara terus menerus, dan jagalah untuk selalu tetap bergelora

    Dan tariklah nafasmu, bersama Sang Yang
    Kekasih, dan wanginya cinta abadi

    Alihkanlah dirimu dari tengah tengah

    Hinggg Sang Yang Kekasih menganugrahkan cahaya kemurnian dihati dan jiwamu

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Apabila engkau ingin dihormati oleh orang lain
    Atau bila engkau berharap orang orang tidak menemukan kesalahan yang banyak pada dirimu

    Jangan pernah melukai mereka dan jangan pernah mematahkan hati mereka

    Dan engkau akan menemukan, bahwa, didalam hati, mereka mendoakan kebaikan kepadamu

  • Sajak Empat Baris

    NOMER DUA PULUH SATU

    Kita harus meninggalkan " Kami" dan " Aku" untuk sejenak

    Dan bebas dari belenggu akal, harus menyerah kepada ketidak warasan dan atau kegilaan

    Kita harus mengorbankan hati dan agama demi rambut panjang Sang Yang Kekasih,

    dan tewas larut didalam cinta

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Tidak ada jalan lain, kecuali jalan hati dan cinta seorang kekasih

    Tidak ada Raja, namun Yang satu ini akan membawamu jauh dari dirimu sendiri
    Kita telah bertemu banyak orang Sakti dan orang pandai di dunia ini

    Mereka sungguh sangat berpengetauan, namun tidak satupun bangun kesadarannya

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Di lembah cinta, tidak ada apapun kecuali kemurnian

    Juga, tidak ada sesuatupun namun hanya membiarkan punahnya jatidiri dan lLenyapnya segala perbuatan yang salah

    Ini adalah bukan tempat tinggal bagi sembarang orang nakal ataupun orang jahil

    Maka, ingatlah, jangan kesana tanpa ketulusan
    Kk Xk Xx Xx

    Kita semua datang dari "ketiadaan", dan akan hilang dalam" ketiadaan "

    Kita menghabiskan waktu mengejar khayalan dan impian maya

    Mengetaui bahwa, semua perbuatan kita didunia ini menuju ketiadaan

    Maka, lebih baik menapak dijalan dengan cinta kepada Sang Yang Kekasih Tercinta

    Xx Xx Xx Xx Xx

    Akhirnya, cahaya kecantikanku, si pembunuh para pecinta, datang kepadaku

    Dia merampok hatiku, agamaku, segala penalaranku dan kepercayaanku
    Dia berkata " Engkau tidak tau, kepada siapa telah engkau serahkan hatimu !

    Aku lebih kecil daripada ketiadaan, namun lebih besar dari dunia dan seluruh isinya

  • Sajak Empat Baris Nomer

    DUA PULUH ENAM (26).

    Mereka yang menyerahkan Aku" dan" Kami" dan berdiri dalam kebenaran sejati

    Akan selalu bersatu dengan Sagi sang penyaji anggur dari Sang Yang Kekasih yang tiada bandingnya

    Seperti lilin, mereka membakar diri untuk memberikan cahaya

    Mengilhami mereka yang mencari kemurnian dan ketulusan sejati

    Ko kk ko kk Xx

    Engkau mengundang kami kedalam persemayamanmu
    Dan kami menceritakan kepadamu apa yang telah engkau ketaui

    Walaupun kelihatannya engkau sebagai kekasih

    Namun sesungguhnya engkau adalah
    Pecinta sejati, dan kami hanyalah orang orang yang kebingungan

    Untuk hidup dalam ketulusan, pengabdian dan kemurnian

    Untuk berserah diri kepada Sang Yang
    Kekasih dengan penuh keiklasan

    Pemabuk yang tersayang menasehatiku sebagai berikut

    Dalam Cinta, jadilah seekor foniks, si burung api yang membumbung ke angkasa

    Selama engkau terikat pada diri sendiri
    Engkau tidak akan mencapai pada para pecinta yang sakit cinta

    Jalan"kehilangan " tidak akan mengantarkanmu kepada mereka orang orang yang tercerahkan

    Sampai dengan engkau merasakan, mengalami dan menjalani cinta abadi didalam kehidupan

    Yang akan menghantarkanmu pada pencapaian tujuan dan bergabung dengan para rendan si pemabuk cinta

    Memandang diri sendiri telah menjadi penutup dan penghalang bagi engkau dan aku

    Jauh dari nafas cinta adalah suatu siksaan bagi engkau dan aku

    Hingga sampai kita saling mencintai tanpa "
    Engkau" dan " Aku"

    Dengan demikian, kita akan memusnahkan ombak dan gelembung "
    Engkau" dan " Aku"

  • Bencana Dari Memusatkan

    KEPENTINGAN DIRI SENDIRI

    Aku adalah sebab dari segala ketidak beruntunganku dan masalah yang memusingkan

    Semua kesulitan muncul dari dalam diriku sendiri yang paling dalam

    Kutemukan diriku sendiri sebagai budak dari hawa nafsu ku sendiri saat aku memalingkan kepalaku

    Namun, apabila aku melawan, aku akan jatuh pada posisi yang lebih buruk dari semula

    Kadang aku merasa terangkat ke langit ketujuh
    Saat aku berkata pada diriku sendiri " Engkau adalah yang terbaik selama ini".

    Yang pasti, aku akan dalam bahaya

    apabila aku terjebak oleh godaan itu.

    Akal dan kecerdasan berbondong bondong datang membantu untuk mencoba membelenggu " Aku" dan " Kita".

    Namun akal dan kecerdasan tidak berdaya
    Bahkan malah berakhir menjadi sendera

    Godaan dan keterpikatan menyebabkan kepedihan rasa pada semua

    Tidak ada kedamaian dalam hati, ketika nafsu menyengatnya
    Hanya dengan anugrah Nafas Cinta
    segala momok dapat dimusnahkan

    Aku memanjatkan doa kepada Sang Yang
    Maha Gaib dan sakral untuk mendapatkan petunjuk
    Juga dari para pemuka ahli Spiritual

    Aku memberikan cahaya di dunia
    Dan aku dalam Kasmaran yang abadi
    Kepada Kecantikan Abadi

    Aku menjadi bersinar oleh anugrah Cinta dari
    Sang Yang Terkasih Abadi

  • Sajak Empat Baris 2

    Apapun yang mengilhami cinta adalah keindahan
    Ketika jiwa tergerakkan untuk mencari
    Sang Yang Kekasih
    Cinta terbang kepadanya sampai dengan
    Sang Kekasih tercinta
    Bernafas dalam jiwa ini dan manunggal jadi satu.

    Kkkk

    Walaupun di Surga aku akan sangat sedih apabila tanpa cintamu
    Aku akan celaka kemanapun aku pergi, apabila tanpa mengingat wajahmu
    Duh Kuncup dan musim Semi hidupku serta kebahagianku
    Ijinkanlah aku duduk didekatmu
    Meskipun aku meninggalkan diriku sendiri dan semua wacana
    Dia masih belum berkenan untuk membuka rahasia tentang dirinya ataupun menampakan wajahnya kepadaku
    Milik siapakah Sang Kekasih yang Tercinta ini? Aku berkata pada diriku sendiri
    Aku adalah Kekasih untuk siapa saja yang tidak mempunyai keberadaan atas jati dirinya, Sang Kekasih menyatakan.

    Cintamu tiada kiranya memenui dadaku
    Mengingatmu menciptakan keindahan di dalam pikiran ku
    Pada hari hatiku tersucikan oleh cintamu
    Saat ketika hatiku memeluk satu satunya wajahmu yang cantik jelita dalam pertapaan
    Didalam mimpiku, Kekasihku yang mempesona menjelaskan
    Hatiku yang sedang kasmaran dan dilanda cinta yang terbuka
    Jangan dibuka rahasia hatiku, aku mohon dengan sangat
    Sang kekasih membalas, Bukankah engkau yang tergila gila cinta kepadaku?.

  • Sajak Empat Baris Nomer 10

    Aku tidak akan pernah menapak jalan selain di jalan Cintamu

    Aku tidak akan pernah duduk maupun berbicara tanpaMu

    Apabila debu dari depan pintumu melekat pada wajahku

    Aku tidak akan pernah membasuhnya, akan aku jadikan salep kolarium obat pencuci mata

    Berapa lama engkau akan terperangkap dalam mimpi siangmu

    Mimpi yang pada suatu hari nanti menjadi seseorang yang berkuasa di dunia ini
    Mulailah menapak pada jalan
    Kemanunggalan Cinta, karena

    Pada suatu hari nanti engkau akan berubah menjadi debu seperti orang yang berlipat lipat banyak didepanmu

    Setiap Saat khayalan kita memuja sebuah idola

    Dan apabila idola itu hancur, maka idola baru diciptakan

    Cinta itu seperti ramuan khayalan

    Yang merubah khayalan dan pikiran kita menjadi emas

    Penggoda hati membuat alasan,
    Pada saat hati bergolak bergelora, hati terbakar dan meleleh
    Pada saat itu, Sang Yang Kekasih beristirahat dengan nyamannya

    Duh hati yang merana, inginkanlah apa yang diinginkan oleh Sang Yang Kekasih Tercinta

    Kadang Dia membuatmu selalu haus, dan kadang Dia membawamu ke mata air.

    Ketika engkau tidak lagi memiliki keberadaan akan jati dirimu,
    Maka keberadaanmu akan tidak terbatas

    Engkau akan menjadi sekutu Ruh dengan
    Sagi Sang Penyaji Anggur di kedai minum kita

    Apabila engkau menginginkan keberuntungan yang diberkati didunia ini
    Berkiblatlah pada Cinta dan menetaplah di rumah yang tidak mementingkan diri sendiri