Sajak Empat Baris Nomer Dua Puluh

Written by

in

Sajak 4 Baris

Pusatkan hanya kepada Sang Yang Kekasih
Tercinta, disetiap nafasmu

Temanilah para pemabuk dan sebuah cawan anggur

Berbuatlah kebajikan dan layanilah setiap orang dengan cinta

Ikuti aliran kepercayaan apa saja yang engkau inginkanlah
asalkan engkau tidak menyakiti seseorangpun

Xx Xx Xx Xx Xx

Dia Sang Kekasih, hadir hanya pada saat aku memohon ampun dan bertobat atas pamrihku untuk diriku sendiri
Hatiku menjadi kasmaran, ketika memandang wajahnya yang cantik jelita mempesona

Aku mencoba memegangnya dalam pelukanku

Namun dia mendorongku dan tertawa

Sekarang aku hanya bisa memegang
Kekasihku hanya didalam mimpi

Xx Xx Xx Xx Xx

Kita melihat kasih sayang yang tak terbatas dari mata bunga narsis Sang Yang Terkasih

Kita menerima ciuman Sang Yang Kekasih dari bibirnya yang merah delima

Meskipun seorang Raja didunia debu ini

Tanpa kemurahan rahmat dari Keberadaan
Sang Yang Terkasih, kita semua miskin dan tiada berdaya

Xx Xx Xx Xx Xx

Ingatlah Sang Yang Kekasih secara terus menerus, dan jagalah untuk selalu tetap bergelora

Dan tariklah nafasmu, bersama Sang Yang
Kekasih, dan wanginya cinta abadi

Alihkanlah dirimu dari tengah tengah

Hinggg Sang Yang Kekasih menganugrahkan cahaya kemurnian dihati dan jiwamu

Xx Xx Xx Xx Xx

Apabila engkau ingin dihormati oleh orang lain
Atau bila engkau berharap orang orang tidak menemukan kesalahan yang banyak pada dirimu

Jangan pernah melukai mereka dan jangan pernah mematahkan hati mereka

Dan engkau akan menemukan, bahwa, didalam hati, mereka mendoakan kebaikan kepadamu