Sajak Empat Baris Nomer Sebelas

Written by

in

Sajak 4 Baris

Hatiku terikat dengan ikal rambutmu, apa yang bisa aku lakukan?.

Saat menatap wajahmu, aku telah menghancurkan setiap pertobatanku
Apa yang bisa aku lakukan?.

Aku tidak peduli pada siapapun namun hanya
Engkau satu satunya

Cintamu telah membuatku gila dan mabuk asmara, apa yang bisa aku lakukan?

Kk kk kk Xx

Bangun dan tataplah wajahnya yang kecantikannya tiada bandingannya

Alisnya adalah- lengkung doa – Yang Seperti bulan sabit.

Apabila engkau tidak bisa menyentuh Sang
Kekasih

Bayangkanlah dan peluklah bentuknya yang mempesona didalam sebuah mimpi

Dalam pengabdian, menanyakan adalah sesuatu yang tidak masuk akal

Apabila menginginkan Sang Yang Kekasih, berbicara " Kitai ' dan " Engkau " adalah tidak masuk akal

Hidup nyaman, dan pengembara yang mabuk tergila gila ? Sungguh tidak masuk akal

Tanpa penderitaan ketika menghadapi
Keagungan Cinta? Tidak masuk akal

Kk kk Xx
Kejahatan dan keburukan, kecantikan dan kebaikan

Semua empat tersebut adalah datang dari
Satu kesatuan kebenaran yang sama

Ketika tidak ada lagi " Aku" dan "Engkau " didunia ini

Dimana buruk, baik dan jelek? bahkan dimana kecantikan yang anggun?

Kk kk kk

Pada suatu saat engkau menyuruhku pergi
Sesaat kemudian engkau memanggilku untuk mendekatimu

Duh Engkau Sang Jiwa dunia, Duh engkau teman anugrah yang lama

Apapun yang engkau lakukan, engkau tau bahwa aku ini hanya milikmu.

Alireza Nurbakhsh,
Banbury, 3 Oktober 2024