Api Asmara

Written by

in

Puisi Spiritual

SANG YANG KEKASIHKU TERCINTA

Kekasihku tercinta masuk, mengambil secawan anggur dan,
Dan menawarkan kepadaku, berkata "
Minumlah, karena anggur, mengakhiri hari- hari yang penuh penderitaan".

Aku meminum dua tegukan dari batu merah delima bibirnya
Cintanya muncul dihatiku dan memeluk jiwaku

Penyanyi mulai melantunkan lagu pemujaan akan kecantikan wajah Sang kekasih yang
Juwita,
Dan hatiku diberi semangat baru untuk cinta dan mencintai

Saat aku melihat kepang rambutnya terlepas,
Gairah hati menyalakan api asmara kekasihku tercinta di jiwaku

Ketika anggur yang bening itu memabukkan jiwa mereka
Kumpulan para Pecinta melingkari Sang Yang
Kekasih seperti cincin

Dalam keinginan untuk melihat kiblat penggoda yang indah menawan,
Hatiku yang seperti burung melompat jauh dari jatidiriku dan melonjak terbang menuju
Sang Yang Kekasih Tercinta

Karena kemurahanNya, Sang Yang Kekasih
Tercinta menganugrahkan cahaya hati di dalam pertemuan para pecinta dan menyatakan " Hanya saat ngengat terbang masuk didalam kobaran api, maka ia benar benar mengerti api sejati".