Sajak Empat Baris Nomer Enam Belas

Written by

in

Sajak 4 Baris

Kita berkelana mencari Sang Yang Kekasih di
Candi Majuz,

Kita pergi dengan penuh semangat ke tempat wilayah pemuja anggur

Dia Sang Yang Terkasih, memberi seteguk anggur Asmara

Kitapun tersesat saat datang, dan bingung saat pergi

Xx Xx Xx Xx Xx

Penggoda hatiku adalah seperti api yang membara

Dia Sang Yang Terkasih menyalakan kembali percikan api ketika memasuki hatiku
Dia Sang Yang Terkasih tidak akan mengijinkan aku sibuk dengan diriku sendiri walaupun hanya sekejap saja

Dia Sang Yang Terkasih, mengisi pikiranku dengan gelora semangat dari awal

Xx kk Kk Xx Xx

Mari datanglah,
Ke Kedai Kehancuran dengan jalan Cinta dan
Kasih Sayang

Datanglah, keluarlah dari dirimu sendiri dan dari khayalanmu

Apabila engkau tidak mau melihat keburukan di dunia ini

Datanglah dan duduklah, dan bertatap mukalah dengan Sagi Sang Penyaji anggur dari Sang Yang Sangat Berharga
Apabila engkau ingin mencapai apa yang kau idam idamkan dihatimu dalam hidup

Dan hidup dengan hati yang penuh kegembiraan serta bebas dari ketakutan

Selalu berpikirlah tentang Keanggunan Sang
Penggoda Hati

Sehingga disetiap desah nafasmu, pikiranmu tenggelam dalam Cinta

Kk Kk KK kk Xx

Oh' Sang Yang Kekasih Tercinta, masuklah dan Perlihatkanlah wajahmu yang cantik jelita

Dan beberkanlah rahasia yang tersembunyi
Orang orang berbicara tentang Engkau dengan khayalan mereka sendiri

Sudah saatnya Engkau menampakkan diriMu sendiri duh Kekasihku.