Sajak Empat Baris

Written by

in

Sajak 4 Baris

NOMER DUA PULUH SATU

Kita harus meninggalkan " Kami" dan " Aku" untuk sejenak

Dan bebas dari belenggu akal, harus menyerah kepada ketidak warasan dan atau kegilaan

Kita harus mengorbankan hati dan agama demi rambut panjang Sang Yang Kekasih,

dan tewas larut didalam cinta

Xx Xx Xx Xx Xx

Tidak ada jalan lain, kecuali jalan hati dan cinta seorang kekasih

Tidak ada Raja, namun Yang satu ini akan membawamu jauh dari dirimu sendiri
Kita telah bertemu banyak orang Sakti dan orang pandai di dunia ini

Mereka sungguh sangat berpengetauan, namun tidak satupun bangun kesadarannya

Xx Xx Xx Xx Xx

Di lembah cinta, tidak ada apapun kecuali kemurnian

Juga, tidak ada sesuatupun namun hanya membiarkan punahnya jatidiri dan lLenyapnya segala perbuatan yang salah

Ini adalah bukan tempat tinggal bagi sembarang orang nakal ataupun orang jahil

Maka, ingatlah, jangan kesana tanpa ketulusan
Kk Xk Xx Xx

Kita semua datang dari "ketiadaan", dan akan hilang dalam" ketiadaan "

Kita menghabiskan waktu mengejar khayalan dan impian maya

Mengetaui bahwa, semua perbuatan kita didunia ini menuju ketiadaan

Maka, lebih baik menapak dijalan dengan cinta kepada Sang Yang Kekasih Tercinta

Xx Xx Xx Xx Xx

Akhirnya, cahaya kecantikanku, si pembunuh para pecinta, datang kepadaku

Dia merampok hatiku, agamaku, segala penalaranku dan kepercayaanku
Dia berkata " Engkau tidak tau, kepada siapa telah engkau serahkan hatimu !

Aku lebih kecil daripada ketiadaan, namun lebih besar dari dunia dan seluruh isinya