Datanglah kekedai minum apabila engkau mencari Sang Yang Kekasih Tercinta
Dan duduklah tanpa sadar akan dirimu sendiri
Mengingat hanya Kesucian Sang Yang Kekasih
Tercinta.
Engkau akan dihidupkan kembali dalam cinta di Sanggar Suci Sang Yang Kekasih Tercinta
Ketika Dia Sang Yang Kekasih meremas, mengadoni tanah liat dalam dirimu dan membentuk menjadi sebuah cawan
Penjelmaan wajah Sang Penyaji anggur dan keluhurannya yang tiada bandingnya
Akan membebaskan dirimu dari akal, dan membuatmu gila dalam cinta
Minum seteguk anggur bening Sang kekasih
Akan membebaskan dari dirimu sendiri dan engkau akan menyanyikan kidung kasmaran
Menari berputar putar mengelilingi kobaran apiNya dengan penuh kegembiraan
Engkau akan memasuki apinya seperti ngengat
Ketika hatimu lepas landas membumbung seperti rajawali
Engkau akan terbang menuju gunung penghapusanNya
– sekarang engkau telah tiba di" rumah "
Tidak ada jejak apapun dari Sang Yang
Penganugrah Cahaya terlihat pada para penguni kedai minum
Dia, Sang Yang Pemberi Cahaya, tersembunyi dari kita, diantara puing puing, seperti harta karun