Kidung Asmarandana

Kumpulan puisi spiritual dan kisah tentang Sufi

DIA TELAH MUNCUL

Wahai sahabat,
Sang Yang Terkasih hadir bagai cahaya bulan
Ia sudah lama tidur penuh kenyamanan, kemudian bangkit dari pembaringannya

Manis dan anggun,
Hadir dari belakang cadar
Ia keluar dari celah celah,
lengkungan alisnya bagaikan kubah

Ia bagaikan pohon cemara yang melambai
Penuh candaan dengan seratus kegenitan
Melihat kecantikannya,
Hatiku terbang tanpa kendali

Jiwaku terjun
kedalam lautan kebingungan
Mencari jejaknya.
Beruntung, aku diselamatkan dari pusaran
Dengan kasih sayang dan keanggunannya

Seratus pola muncul
dari bentuknya yang indah
Akalku berkeping dan aku
Tersesat dalam keajaiban.

Ia melihat hati yang terpesona ini
dengan cinta
Dan matanya yang memabukkan
Menuangkan aliran anggur merah terbaik yang murni

Para teman dan pendamping kita
semua kasmaran
Mereka penuh kebahagiaan dengan cintanya
Dia Sang Yang Kekasih
menganugrahkan cahaya saat dia muncul laksana cahaya bulan

Alireza Nurbakhsh — Banbury, 25 Agustus 2025

Related posts