Kidung Asmarandana

Kumpulan puisi spiritual dan kisah tentang Sufi

SAJAK EMPAT BARIS DUA

Apapun yang mengilhami cinta adalah keindahan
Ketika jiwa tergerakkan untuk mencari Sang Yang Kekasih
Cinta terbang kepadanya sampai dengan Sang Kekasih tercinta
Bernafas dalam jiwa ini dan manunggal jadi satu.

* * * *

Walaupun di Surga aku akan sangat sedih apabila tanpa cintamu
Aku akan celaka kemanapun aku pergi, apabila tanpa mengingat wajahmu
Duh Kuncup dan musim Semi hidupku serta kebahagianku
Ijinkanlah aku duduk didekatmu

* * * *

Meskipun aku meninggalkan diriku sendiri dan semua wacana
Dia masih belum berkenan untuk membuka rahasia tentang dirinya ataupun menampakan wajahnya kepadaku
Milik siapakah Sang Kekasih yang Tercinta ini? Aku berkata pada diriku sendiri
Aku adalah Kekasih untuk siapa saja yang tidak mempunyai keberadaan atas jati dirinya, Sang Kekasih menyatakan.

* * * *

Cintamu tiada kiranya memenui dadaku
Mengingatmu menciptakan keindahan di dalam pikiran ku
Pada hari hatiku tersucikan oleh cintamu
Saat ketika hatiku memeluk satu satunya wajahmu yang cantik jelita dalam pertapaan

* * * *

Didalam mimpiku, Kekasihku yang mempesona menjelaskan
Hatiku yang sedang kasmaran dan dilanda cinta yang terbuka
Jangan dibuka rahasia hatiku, aku mohon dengan sangat
Sang kekasih membalas, Bukankah engkau yang tergila gila cinta kepadaku?.

Alireza Nurbakhsh
Banbury, 9 September 2024

Related posts