(London, 22 Oktober 2025)
Hatiku tidak akan pernah menyimpan cinta selain cintamu.
Di hadapanmu, kesedihan apapun tak mempengaruhiku.
Dia yang memuji cahaya sebagai pembimbing intelek
Tidak tahu apa pun tentang rasa kasmaran yang kita rasakan
Dan dia yang mencarimu di Kabah
Hatinya buta dan tidak memiliki api cinta
Sang mullah begitu tersesat dalam prinsip dan dogma agama,
sehingga ia tidak bisa berjalan di jalan yang dicintainya.
Karena wajahmu bersinar di hatiku,
ia takkan pernah pergi ke pintu lain
Seorang kekasih pernah bertanya kepada guru kami, “Di manakah Khaneqah yang tidak memiliki pintu?”
Wahai penyanyi, petiklah melodi dalam mahur
Dalam Kedai cinta ini, tak menyimpan gairah dan semangat
Hatiku hanya menyimpan cintamu,
Selama kau memberikan cahaya padaku seperti matahari


