Apabila Sang penyaji arak memperbolehkan aku masuk lagi,
Aku, akan seperti penyembah berhala,
Yang kehilangan keberadaan jati diri di telapak kakiNya.
Tujuanku menuju kedai asmara adalah untuk menyatakan sumpah
Untuk mengabdi kepada Yang
Terkasih dan berjanji akan memusatkan hatiku hanya kepada
"Wajah "Sang Kekasih tercinta.
Memusatkan pandanganku hanya tertuju untuk wajah Temanku.
Aku akan menghilangkan segala peminkiran lainnya didalam hatiku.
Sampai dengan " Cinta" kembali memerintahkan seluruh hati dan jiwa.
Mabuk dikarenakan " Cinta".
Aku akan mencium wajahnya yang rupawan dan cantik jelita.
Bibirnya yang semerah delima, akan menjadi awal dan akhirku.
Aku adalah burung yang mempersilahkan cinta untuk datang.
Aku akan meninggalkan sarang keberadaanku.
Dan menggapai hanya kepada dunia
Sang Kekasih Tercinta.
Aku akan hidup dan bernafas dalam cinta.
Keintimanku dengan Sang Yang
Kekasih Tercinta adalah keintiman seruling dengan pemainnya yang memberikan nafasnya.
Apabila Sang Penyaji arak , karena kemurahannya, menganugrahkan kembali cahaya kepadaku,
Aku akan menempatkan diriku di kaki Sang Kekasih tercinta.
Alireza Nurbakhsh
Banbury,20 Juni 2022.