Sumber Air

Written by

in

Puisi Spiritual

Sumber air memancarkan air kelangit atas dengan tampilannya yang indah
Airnya kemudian menyirami bunga ditaman taman dan tanah di bumi

Aku hanyalah setetes air, Linglung dan bingung oleh karenamu
Cahayamu bersinar padaku dan membawaku keatas dan tidak terbatas

Dulu aku hidup segai sebuah gelembung didadamu
Lalu, kau terbangkan aku ke kerajaan langit dan kubah langit

Dalam perjalanan, cintamu berkembang dalam hatiku
Aku menghilang sedikit demi sedikit
Hinggga engkau menjelma hadir sepenuhnya
Setiap orang sibuk dengan dirinya sendiri
Dan memanjatkan doa doa pemujaan namamu yang sakral.
Namun aku melihat disana,
Hanya satu didunia wujud

Engkau mengusirku dari surga dan dari dunia dibawahnya
Engkau berkata kepadaku untuk pergi dan tingal dengan penuh kebahagiaan diatas busa lautan

Bagimu, untuk menganugrahkan cahaya kepadaku,
Harus tidak ada sisa sisa apapun tentang jati diriku
Engkau adalah sumber air: aku hanyalah setetes dalam cinta