Sekilastatapan

Written by

in

Puisi Spiritual

Tatapan kilat dari Bulan yang menumpahkan darah,
Menjadikan surga yang berputar terbakar dari ujung ke ujung

Tatapan sekilas mencari para kekasih dimanapun berada,
Untuk menjerat dan mengikat mereka dengan pesonanya.

Dia tidak akan mengatakan " Aku adalah
Tuanmu dan engkau adalah budakku".
Dia tidak akan menanyakan kepercayaan dan tingkat keyakinanmu.

Dia tidak akan menjadikan engkau ketakutan akan pembalasan,
Ataupun berbicara tentang surga, sungai sungai dan tempat pembuangan.
Dia mencari sebuah hati yang telah dirias dengan cinta kepada "Sang Yang Kekasih
Tercinta".
Hati yang halus merah merekah.

Ketika tatapan yang sekilas merasuki hati walaupun hanya sesaat,
Seketika itu juga, hati dipenuhi dengan cinta dari Sang Yang Tercinta.

Dengan setiap hembusan nafas, " Sang
Juwita" penumpah darah, menghapus semua kasanah yang ada selain " diri Sang
Juwita "itu sendiri dalam pikiran kita.
Dan menganugrahkan cahaya didalam jiwa kita.
Alireza Nurbakhsh, Banbury, 26 Januari