Bunga teratai tumbuh di rawa-rawa
dan cinta muncul dalam kehancuran
Anggur menggelegak didalam tong
Dan hati bergolak saat kehadiran Sang yang sangat berharga
Para pecinta mengeluhkan perpisahan,
Kekasih menghindar dari pecinta yang masih belum matang
Bunga popi berdansa dengan angin, ketika lidah api menari bersama para ngengat
Bunga narsisis berbicara tentang dirinya sendiri, mereka yang sedang jatuh cinta memuja para kekasihnya
Para pertapa takut akan neraka, dan orang yang berakal takut menjadi gila
Para pendakwah agama mengetaui tentang surga,
Namun guru kami akrab dengan semangkuk anggur
Pendakwah mengejar khayalan,
guru kami sibuk dengan guci dan cawan
Tertulis bahwa dunia ini muncul dalam enam hari dari ketiadaan,
Kekasih kita yang tercinta kita temukan didalam hati
Dan bukan di tempat yang aneh-aneh
Sebagaimana diceritakan dalam dongeng yang tidak berdasar
Mereka yang hidup penuh dengan keyakinan
Dan tidak pernah merasa ragu sedikitpun dalam hatinya
Bagaimana mereka bisa mengerti keadaan kita
Yang menjadi pengembara, dan yang telah hilang akalnya
Untuk melihat WajahMu dialam nuansa hati,
Duh ' sinar matahari yang bercahaya didalam jiwaku
Aku memberi cahaya pada setiap kekasih dan pecinta, dan menjadi hilang akal sendiri