YANG BURUK SIFAT DAN PERANGAINYA DAN GURU ROHANI YANG BERWAWASAN DAN MUMPUNI
Pada suatu ketika, ada seorang yang sangat mementingkan diri sendiri, tidak punya teman dan hidup dalam kesepian
Kelakuan buruk adalah cara hidupnya dan wataknya
la tidak melihat apapun kecuali keburukan la tidak mempunyai rasa cinta dan kasih sayang maupun persahabatan
la hanya melihat segala sesuatu dari ukuran ketidak baikkan Pada siapa saja yang pernah bertemu dengan dia Orang orang akan lari dari dia secepat angin Dan hanya mempunyai kesan yang tidak baik tentangnya
Dia terperangkap sendirian dalam penjara yang dibuatnya sendiri selama beberapa tahun lamanya Dan merasa sangat sedih serta merasa tidak berguna
Hingga pada suatu hari dia berkata pada dirinya sendiri, Mementingkan diri sendiri adalah bukan tujuan hidup ini: lalu apa tujuan hidupku ini?.
"Aku harus menapak mengikuti arah jalan keruhanian ", akhirnya dia berkata pada dirinya sendiri
"Aku harus menemukan satu jalan keruhanian yang menuju kepada kebenaran sejati dan menjadikan ku seorang yang tulus Apa gunanya hidup apabila tiada harganya, Selalu terperangkap dalam kelalain dan kepentingan diri sendiri"?!
Kemudian dia mulai mencari jalan kebenaran sejati dan menjajagi jalan keruhanian
Lelaki yang memusatkan dirinya sendiri itu mengemban tekat Untuk mencari guru ruhaninya
Akhirnya seorang guru ruhani yang berwawasan dan mumpuni bersimpangan di jalannya Dan melihat kesedihan yang disandang lelaki itu sebagai akibat dari sifat yang memusatkan pada dirinya sendiri
"Aku merasa sangat terganggu hanya dengan melihatmu!. Guru ruhani itu berkata kepada lelaki itu. "Engkau tidak melihat siapapun tetapi hanya dirimu sendiri , engkau tidak sadar, pasti engkau sedang tidur ". "Apakah engkau menginginkan untuk terbebaskan dari dirimu sendiri Dan untuk dihidupkan kembali dalam air kehidupan ?" Lelaki yang bersifat buruk dan yang gila pada dirinya sendiri itu menjawab, " Katakanlah kepadaku, bagaimana engkau bisa mengetaui perasaanku?"
"Keadaan batinmu kelihatan sangat nyata ", jawab Sang guru ruhani itu. "Aku membaca nafsumu seperti sebuah buku yang terbuka
Aku tau bagaimana mengobati kepedihanmu Namun akan sulit untukmu, walaupun engkau menginginkan penyembuhan itu
Obatnya adalah mencintai yang lain, Tapi engkau tidak akan bisa, karena selama ini, nomer satu yang engkau cintai adalah dirimu sendiri
Bagaimana mungkin engkau akan bisa memberikan hatimu kepada seorang manusia Apabila yang engkau lihat hanya kejahatan dan kebodohannya
Untuk belajar di jalan hati dan cinta Engkau harus bepergian jauh tanpa batas dari dunia debu
Terimalah cinta tanpa prasangka: Jika seekor anjing memberikan cinta, Balaslah persahabatannya
Sebaiknya, carilah seekor anjing sebagai teman Saling menemani dan menjadi satu hati
Anjing itu akan mengajarimu cinta yang tanpa pamrih Yang akan merupakan bekal pada jalanmu dimasa depan
Dengan mengetahui bawha cinta seekor anjing itu tanpa mengharapkan imbalan dan balasan apapun Tidak seperti manasia, yang mana cinta itu kadang hanya sebuah pertukaran belaka
Disaat engkau bisa memahami apa dan bagaimana cinta itu dari seekor anjing Maka engkau akan bisa menghidupkan jiwamu sendiri dengan cinta pada sesama manusia
Cintailah dan berbagi kasih sayang sebanyak mungkin kepada yang lain Belajarlah rendah hati dan welas asih Belajarlah untuk meninggalkan keberadaan jati dirimu sendiri
Mencintai adalah dasar utama kehidupan Hidup tanpa teman, seperti kematian Pilihlah persahabatan, dalam hidup yang pendek masanya ini Karena cinta yang meneranngi hati melimpahkan cahaya kehidupan