Pesta Kemanunggalan Jati 240915 065259

Written by

in

Puisi Spiritual

Pesta" Kemanunggalan Jati".
Malam ini kekasih,
adalah malam dari kekasih untuk
Yang Terkasih.
Malam ini, kita akan menari burputar putar seperti orang mabuk,
Malamiini,
Kita akan menari seperti orang gila.
Kita menari di setiap sudut dan disetiap tempat.
Bayangan keindahan dan kecantikan wajah Sang Dia, tergambar dan terlihat di bebukitan dan di rerumputan.
Kita terpesona oleh kelembutan gelombang aromanya dalam rempah rempah,
dan kelembutan gelombang wewangian dari kebun kebun bunga.

Dan kita berjalan terhuyung huyung dalam perjalanan dari wisma ke kedai cinta.

Saat para iMam menjaga sembahyang dan doanya,
Kita menjaga " gelas anggur cinta kita ".
Didepan para penyaji di kedai asmara,
Kita memuja Sang kekasih dengan lagu lagu ceria.
Saat kita mabuk dalam kemusnahan jatidiri.
Malam ini kekasih,.
Kita merayakan kehadiran Sang
Kekasih tercinta.
Sang Dia, kekasih kita adalah cahaya yang gemerlapnya luar biasa indahnya.
Dan kita menari berputar mengelilingi Sang Dia,
seperti rengat yang mengelilingi cahaya apinya.
Belum pernah terjadi sebelumnya, dimana di dalam kota hati nurani terdapat kasmaran dan kesengsaraan seperti yang kita alami.
Yang dengan penuh kesabaran, membiarkan hatinya terbakar oleh api asmara disaat dalam kehadiran
Sang Kekasih tercinta.
Namun, apapun jua.
Kita tidak akan pernah putus harapan didunia yang tidak setia ini.
Karena Sang Pemberi cahaya hati dan jiwa adalah tetap merupakan harta pusaka yang mulia yang tiada tara hargany di dalam" reruntuhan".