Duh Batu api Cinta, nyalakan aku dan bakarlah aku.
Hancurkanlah dan lemparkanlah ke dalam jilatan api,
Segala apapun yang masih melekat di dalam " ke" Aku" an ku.
Menyelamlah kedalam jiwaku
Dan jadikanlah hatiku api yang berkobar kobar.
Aku tidak sanggup lagi dengan penundaan
Janganlah menunda lagi hingga besuk
Duh' Kekasih yang Ahli Pemanah,
Bidikkanlah panah dari matamu.
Untuk menembus segala pemikiranku dengan anak panah lirikan asmaramu.
Berapa lamakah aku akan menjadi sandera di rambut panjangmu
Bingung dan linglung dikarenakan oleh sehelai rambutmu ?
O' Burung bulbul yang sedang bernyanyi,
Ajarilah aku ketabahan dan kesabaranmu
Duh' Pemberi Hidup yang lemah lembut,
Duh' Sang penyaji anggur (Sagi) di kedai minum kehancuran,
Buatlah aku mabuk berat dan nyalakanlah hatiku
Karena kemurahan dan kebaikan hati
Berikanlah kembali semangkuk kegembiraan
Dan buatlah aku mabuk lagi
Ketika aku memiliki cinta di hatiku,
Malam dan siangku seperti" Hari Yang Baru"
Norooz) bagiku
Duh ' Pemberi Penerang Hati,
Cukupkanlah dengan gambaran yang samar
Tidak ada satupun kenangan yang berharga untuk disimpan
Kecuali Cinta Sang Yang Kekasih Tercinta