Ketika aku menyaksikan Engkau didalam diriku sendiri wahai Sang Yang Kekasih,
Aku menjadi gila dan kehilangan diriku sendiri
Aku menjadi debu diatas jalan cinta
Dan meninggalkan segala sesuatu
Pertama tama, hanyalah sebuah kerikil diatas jalan,
Kemudian, kilat dari tatapan matamu
Menyalakan hatiku dan aku menjadi bintang yang berputar
Ikal rambut panjangMu menjerat semua pengejawantahan tentang " Aku" dan " Kita"
Semua kearifan dan segala ilmu pengetahuan meninggalkan kepalaku,
Dan aku menjadi kasmaran dan terpesona
Di dalam mimpiku, aku mencuri mengecup bibirmu yang semanis gula
Aku menjadi mabuk dan terperangah , merah seperti bibirmu
Tidak ada yang lain selain engkau di dunia ini,
Namun "Aku" adalah cadar penutupku
Untuk menjelma menjadi dirimu, aku menjadi satu dengan namamu
Kecemburuan cintamu mengakar didalam jiwaku
Dan membakar semua yang ada selain dirimu
Aku terisi dengan cintamu yang selalu berkembang
Dan menjelma menjadi dirimu
Dahulu, aku seseorang yang penuh dengan pemikiran dan kecerdasan, mengabaikan cinta sang yang kekasih
Kemudian Dia menganugrahkan cahaya di dalam jiwaku dan aku menjadi "orang gila'.
Alireza Nurbakhsh,
London, 25 Juni 2023