Datanglah, pemimpin kedai minum telah melempar daun pintu dan membuka pintu lebar lebar
Lihatlah, bagaimana dia telah merampok kesabaran hati kita dan membuatnya tenang lagi
Datanglah, pertemuan kita sedang gempar
Karena cintanya
Lihatlah, dia memperlihatkam wajahnya yang berkilau seperti bulan purnama lagi
Tidak ada lagi waktu untuk sakit kepala dan obrolan kepintaran
Datanglah, pecinta kebenaran sejati berkali lipat jumlahnya lagi
Silahkan masuk, sakit asmaramu akan tersembuhkan hanya dengan sekejap pandangan saja
Betapa mengagumkan! Penyembuh jiwa telah menyembuhkan
kepedihan hati karena terpisahkan.
Sekali lagi
"Rahasia tersembunyi" dari para pertapa
"dilepaskam dari keheningan"
Dari inti terdalam cahaya anggur,
hati mendengarkan lagi
Suara yang merdu bergema dari atas atap kedai minum
"Datanglah, penggoda hati yang tersayang telah mengarang lagu lagi ".
Hening, jauh dari keramaian dan diambang ketidak pedulian kegenitannya,
Pemberi cahaya terpikat oleh sang yang kekasih lagi.